Subscribe
Add to Technorati Favourites
Add to del.icio.us
Jumat, 23 Juli 2010
Diposkan oleh Saka Dirgantara

Pendaftara di buka gelombang 1. pendaftara GRATIS , formulir pendaftara di warnet dirgantara.net Jln ayani no 56 atau di kwarcab magetan jam 08.00 sampai jam 11.00 PENDAFTARA SECARA ONLINE, isi form dibawah ini

Senin, 01 Juni 2009

Hukum Bernoulli

Diposkan oleh Saka Dirgantara


Bagaimana sayap dapat mengangkat pesawat?

Kalau kita perhatikan, bentuk dasar sebuah sayap pesawat terbang adalah seperti yang terlihat di gambar 1. Perhatikan bahwa dasar sayap adalah datar. Sedangkan permukaan atas sayap melengkung dengan sudut tertentu. Bentuk ini yang menyebabkan perbedaan tekanan antara bagian atas dan bagian bawah sayap mendorong pesawat ke atas.

Ini adalah aplikasi dari ide Bernoulli (1700-1782). Memang kalau kita mempelajari aerodinamika lebih dalam, teori ini mungkin tidak berlaku lagi pada kecepatan tertentu, tapi ide Bernoulli masih merupakan prinsip dasar dari cara kerja sebuah sayap pesawat.

Seorang penerbang tidak memerlukan aplikasi rumit dari persamaan Bernoulli, tapi dapat memahami cara kerja pesawat dengan memahami hukum fisika dari persamaan tersebut.






Penampang pesawat


Bernoulli, dari namanya pasti dia bukan dari kampung halaman saya di Cisarua, mengatakan bahwa, dalam sebuah streamline perbandingan antara tekanan fluida (udara dalam hal ini juga adalah fluida), dan kecepatannya adalah konstan. Pusing? Saya juga pusing.

Prinsip Bernoulli

Jadi dalam gambar kedua, terlihat bahwa di dalam pipa di atas titik B dengan kecepatan yang lebih rendah maka tekanannya akan lebih tinggi.

Sedangkan di atas titik A, karena pipa yang dilewati fluida lebih sempit maka kecepatan menjadi lebih tinggi dan ternyata tekanannya menjadi lebih rendah. Jika anda membutuhkan rumus teori ini dapat dicari di Internet dengan mudah dengan kata kunci Bernoulli.

Aplikasi pada sayap pesawat

Dengan teori di atas, maka sayap pesawat di buat seperti gambar di bawah ini.


Udara akan mengalir melewati bagian atas sayap dan bagian bawah sayap. Sebenarnya bukan udara yang mengalir melewati sayap pesawat, tapi sayap pesawatlah yang maju “menembus” udara. Tapi kita akan mengasumsikan aliran ini dengan gambar sayap yang diam.

Dengan bentuk yang melengkung di atas, maka aliran udara di atas sayap membutuhkan jarak yang lebih panjang dan membuatnya “mengalir” lebih cepat dibandingkan dengan aliran udara di bawah sayap pesawat.

Karena kecepatan udara yang lebih cepat di atas sayap, maka tekanannya akan lebih rendah dibandingkan dengan tekanan udara yang “mengalir” di bawah sayap.

Tekanan di bawah sayap yang lebih besar akan “mengangkat” sayap pesawat dan disebut GAYA ANGKAT / LIFT.


Karena itu, kecepatan pesawat harus dijaga sesuai dengan rancangannya. Jika kecepatannya turun maka lift nya akan berkurang dan pesawat akan jatuh, dalam ilmu penerbangan disebut STALL. Kecepatan minimum ini disebut Stall Speed.

Jika kecepatan pesawat melebihi rancangannya maka juga akan terjadi stall yang dinamakan HIGH SPEED STALL.


Hal yang menarik dari kendaraan yang bernama pesawat terbang adalah terbang ke atas melawan gravitasi bumi. Ini di sebut lift atau gaya angkat. Untuk kesederhanaan tulisan, maka selanjutnya kata lift dan istilah-istilah lain hanya diterjemahkan di awal tulisan.

Pembahasan dalam aerodinamika ini dibatasi pada pesawat berbaling-baling dan bermesin piston. Aneka kombinasi letak mesin tidak dibahas. Pesawat dengan model seperti ini mempunyai mesin piston yang memutar baling-baling di depan pesawat. Seperti halnya kipas angin, baling-baling ini meniup udara ke belakang dengan kuat sehingga terjadi reaksi dari pesawat itu sendiri untuk bergerak ke depan. Gaya dorong dari baling-baling ini disebut THRUST. Gaya ini bekerja ke depan.



Pada waktu bergerak ke depan, udara yang dilewati oleh pesawat menghasilkan gesekan yang menahan gerakan pesawat tersebut. Gaya gesek ini disebut DRAG. Dengan adanya DRAG maka dibutuhkan lebih banyak THRUST untuk menggerakkan pesawat.

Pada waktu pesawat digerakkan ke depan dengan kecepatan tertentu, sayap menghasilkan gaya angkat yang disebut LIFT. LIFT ini bertambah seiring dengan bertambahnya kecepatan pesawat. Tapi jika kecepatan pesawat terus ditambah, maka DRAG yang terjadi akan terlalu besar dan sayap pesawat akan berhenti menghasilkan LIFT.

Gaya yang terakhir adalah gaya yang kita kenal dengan berat, yang dalam tulisan ini selanjutnya disebut WEIGHT.

Ailerons

Roll Ailerons adalah kontrol-kontrol permukaan yang RC Airplanes. Ailerons menyediakan berlalu dalam bergerak ke arah satu sama lain. Ketika satu aileron bergerak yang lain bergerak ke bawah sehingga memberikan lebih atas angkat di satu sisi sebagai menentang yang lainnya menyebabkan RC Airplane ke roll. Ailerons berada di ujung trailing RC Airplane sayap dan terhadap sayap tips.

Flaps

Flaps memberikan tambahan angkat ke RC Airplane dengan meningkatkan maksimum angkat
dari koefisien RC Airplanes. Flaps yang dapat digunakan untuk meningkatkan angkat
selama arahan dan loncatan untuk lebih memanfaatkan tanah efek. Flaps yang bergerak
secara bersamaan. Ketika kedua flaps bergerak bawah ini dikenal sebagai flaps-down
dan meningkatkan angkat dari sayap. Ketika naik flaps diketahui sebagai flaps-up.
Terkadang, flaps dirancang sehingga mereka hanya memindahkan atau datang ke posisi
netral dan tidak naik.

Elevators

Elevators adalah pitch kontrol-kontrol permukaan yang RC Airplanes. Elevators memberikan kontrol oleh pitch bergerak baik atas atau bawah secara bersamaan menyebabkan pesawat ke pitch tentang titik berat dari RC Airplane. Ketika lift tersebut akan dipindahkan atas hidung dari pesawat meningkat dan dikenal sebagai pitch up. Ketika lift tersebut akan dipindahkan ke bawah hidung dari RC Airplane bergerak dan dikenal sebagai pitch bawah.

Rudder

Rudder adalah mengoleng kontrol-kontrol permukaan RC Airplanes. Kemudi menyediakan kontrol oleh mengoleng pindah ke salah satu sisi baik kiri atau kanan. Framboesia yang kemudi yang RC Airplane tentang titik berat dari cg RC Airplane RC Airplane menyebabkan hidung pindah ke kanan atau kiri untuk bergerak. J kanan kemudi manuver menyebabkan RC Airplane untuk berpindah ke kanan. J kiri kemudi manuver menyebabkan RC Airplane ke kiri.








Senin, 27 April 2009

expedisi gunung lawu

Diposkan oleh Saka Dirgantara

G. Lawu mempunyai bentang alam yang membentuk morfologi perbukitan yang memanjang dan bentuk kerucut gunungapi, juga menjadi pembatas kawasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur dan terletak di bagian selatan pantai Jawa. memiliki tinggi 3265 m dml (di atas muka laut), Koordinat/ Geografi : 7° 37' 30" LS dan 111°11"30' BT . Secara administratif t G. Lawu terletak antara Propinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah. Nama kawah candradimuko


Cara pencapaian

Melalui Cemorokandang (Jawa Tengah) puncak G. Lawu dapat dicapai sekitar 5 jam dan melalui jalan ini dapat dicapai kawah Condrodimuko. Di kawah Condrodimuko terdapat beberapa fumarol dan mata air panas dengan Ph yang sangat asam yaitu sekitar 1.9. Route ini cukup baik, karena ditempat tertentu didasari batu koral. Sedangkan alternatif lainnya adalah melalui Cemorosewu (Jawa Timur), puncak G. Lawu dapat ditempuh lebih singkat dari pada melalui Cemorokandang yaitu sekitar 4-4,5 jam, terapi route ini relatif lebih mendaki.


kegiatan pendakian gunung lawu adalah adenda rutin SAKA DIRGANTARA MAGETAN. Mulai Gunung Lawu yang selatan ( cemorokandang atau cemorosewu) dan gunung lawu utara (ds ngiliran kec panekan). akhir -akhir ini SAKA DIRGANTARA lebih sering mendaki gunung lawu yang utara dikarenakan
1. masih perwan coy ( jarang yang mengunjungi )
2. masih alami
3. masih banyak tantangan

ini adalah hasil jepretan anak saka di gunung lawu selatan












ini yang di gunung lawu selatan






foto -foto yang top dan jarang -jarang didapat







walaupun digunung lawu utara jarang orang yang menggunjungi tapi tiap pagi hari para warga sekitar yang berprovesi pencari kayu selalu membuang sampah (khususnya sampah plastik) sembarangan







Selasa, 31 Maret 2009

Long March

Diposkan oleh Saka Dirgantara


kemarin tanggal 21 maret 2008 saka Dirgantara mengadakan acara penempuhan bed corecam di SDN Kepolorejo Komplek Magetan. acara dimulai jam 15.00 tapi mundur karena hujan akhirnya jam 18.00 baru acara berjalan, dimulai dengan berjalan dari kwarcab sampai SDN Kepolorejo Komplek Magetan. setelah sampai disana adi - adik mebuat bivak dan istirahat.

Diacara ini kerja sama, tepat waktu dan kepedulian terhadap teman karena itu semua adalah arti dari CORECAM, di sini banyak kejadian yang unik - unik dari pada kebanyakan ongong ini foto - fotonya












Sabtu, 07 Maret 2009

saka

Diposkan oleh Saka Dirgantara

;